La Azam, pria yang diamankan karena membawa senjata tajam ke Mapolresta Barelang pada Jum’at (14/7/2017) sekitar pukul 16.50 WIB, akan menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Hal itu, dilakukan untuk memastikan kejiwaannya. Sebab, saat yang bersangkutan diperiksa penjelasanya sering berbelit-belit. “Kejiwaannya akan diperiksa oleh psikolog Polda Kepri,” ungkap sumber dari kepolisian.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, sebelumnya mengatakan,Penyelidikan terhadap seorang pria yang diamankan karena membawa senjata tajam ke Mapolresta Barelang, La Azam, hingga kini masih dilakukam jajaran kepolisian.

Selain menginterogasi, juga dilakukan penggeledahan ke rumahnya, untuk mencari tahu apakah ia terlibat dalam aksi terorisme.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, yang dihubungi pewarta mengatakan, diamankannya pria tersebut saat petugas yang jaga di pintu masuk Mapolresta Barelang melakukan pengecekan barang bawaannya.

Pengecekan itu memang sesuai dengan SOP. Ternyata saat diperiksa ditemukan dua pisau dalam tasnya, makanya diamankan. Ia tidak menyerang, tapi pisau disimpan dalam tasnya,” ungkap Hengki.

Ia juga menegaskan, sejauh ini pria tersebut belum bisa dikatakan teroris atau tidak. Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya bukti keterlibatannya.

“Kita belum bisa mengatakan apakah dia teroris atau bukan,” pungkasnya.