Satreskrim Polres Bintan Bersama Polsek Jajaran Lakukan Monitoring dan Pengawasan Obat Sirup

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Satreskrim Polres Bintan bersama Polsek Jajaran Polres Bintan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Mohammad Darma Ardiyaniki, S.T.K., S.I.K., M.Sc. melakukan pengecekan di beberapa apotek dan toko obat yang ada di wilayah Kabupaten Bintan pada Jum’at (21/10/22).

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Mohammad Darma Ardiyaniki, S.T.K., S.I.K., M.Sc. menyampaikan  Polres Bintan dan Polsek jajaran melakukan pengecekan tentang adanya kandungan cemaran EG yang melebihi batas ambang batas aman sekaligus memberikan himbauan kepada apotek-apotek, toko obat dan swalayan yang menjual obat sirup agar tidak menjualan obat tersebut, ujar Kasat Reskrim Polres Bintan.

Saat ini Polres Bintan telah melakukan monitoring dan pengawasan Apotek, Toko Obat, Swalayan yang berada di wilayah hukum Polres Bintan dari hasil kegiatan tersebut masih ada apotek yang masih menyimpan obat sudah dilarang peredarannya, Jelasnya.

Adapun jenis produk yang melebih ambang batas aman yang dapat dilaporkan antara lain Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, Unibebi Demam Drops, Tambahnya pada saat melaksanakan monitoring, tim gabungan masih menemukan beberapa Apotek yang masih menyimpan stok obat yang dilarang yaitu, 4 (empat) stok botol Termorex Sirup ukuran 60 ml dan 19 (sembilan belas) botol Unibebi Cough Sirup(obat batuk dan flu) ukuran 60 ml di Apotek Peduli Sehat dan Bersahabat, Tanjung Uban.

Sementara di Apotek Irsyad Tanjung Uban juga masih ditemukan stok 12(dua belas) botol Termorex Sirup ukuran 60 ml, 15(lima belas) botol Unibebi Cough Sirup 60 ml dan selnjutnya pemilik masing masing toko sudah dihimbau tidak untuk memajang dan menjual lagi produk tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Mohammad Darma Ardiyaniki, S.T.K., S.I.K., M.Sc. juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika orang tua memiliki anak khususnya Balita tidak memberikan obat sembarangan terutama jenis sirup dan pastikan obat yang diberikan berdasarkan petunjuk Dokter, kepada apotik dan toko obat yang dijumpai, untuk yang  masih memiliki stok yang dilarang kami dihimbau untuk disimpan dan tidak diperjual belikan, untuk kemudian dikomunikasikan kepada distributor serta dinas terkait untuk dikembalikan Tutup Kasat Reskrim Polres Bintan.

Gerak Cepat, Polres Bintan Lakukan Monitoring dan Pengawasan Sejumlah Apotek di Kabupaten Bintan

Tribratanews.kepri.polri.go.id  – Optimalkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Bintan melaksanakan pengecekan terhadap toko obat dan apotik guna antisipasi antisipasi peredaran obat sirup yang dilarang oleh pemerintah yang mengakibatkan  gagal ginjal akut akibat mengkonsumsi obat sirup pada Jum’at (21/10/22).

Dengan adanya surat Kemenkes RI Nomor : SR.01.05/III/3461/2022 dan Surat Himbauan dr Dinas Kesehatan Kab. Bintan Nomor : B/2248/445.61/X/2022 tentang himbauan penghentian sementara penjualan dan pendistribusian obat bebas dan atau obat bebas terbatas dalam bentuk sirup.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Iwan Nopriawan S.H. menyampaikan hari ini Polres Bintan dan Polsek jajaran melakukan pengecekan sekaligus himbauan kepada apotek-apotek dan swalayan agar sementara tidak menjual obat dalam bentuk sirup kepada masyarakat, ujar Kasat Resnarkoba Polres Bintan.

Pengecekan kita lakukan berdasarkan adanya Kasus gangguan ginjal akut atipikal ( typical Progressive Acute Kidney Injury ) pada anak, terkait hal tersebut Polres Bintan bergerak cepat untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap Apotek-apotek yang ada dikabupaten Bintan untuk tidak memperjual belikan obat jenis sirup yang mengandung Dietilen Glikol (DEG) maupun Etilen Glikol (EG) yang melebihi ambang batas aman dan diduga mengakibatkan gagal ginjal akut pada anak bahkan bisa berakibat kematian pada anak seperti yang di informasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Saat ini Polres Bintan telah melakukan monitoring dan pengawasan Apotek seperti Apotek Kimia Farma Km. 16 Desa Toapaya Selatan Kecamatan Toapaya, Apotek Bintan Medika Km. 16 Desa Toapaya Selatan Kecamatan Toapaya dan Apotek Kawal Km. 29 Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang, dari hasil kegiatan tersebut tidak ada lagi terdapat obat yang memiliki kandungan cemaran EG yang melebihi ambang batas aman, Jelasnya.

Kasat Resnarkoba Polres Bintan AKP Iwan Nopriawan S.H.  juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika orang tua memiliki anak khususnya Balita tidak memberikan obat sembarangan terutama jenis sirup dan pastikan obat yang diberikan berdasarkan petunjuk Dokter, Ucapnya.

Tidak hanya Satresnarkoba yang melakukan pengawasan terhadap toko obat dan apotik Satreskrim Polres Bintan juga melakukannya, saat ini personil Satreskrim Polres Bintan masih dilapangan.

Polres Bintan Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah, Polres Bintan laksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah di Masjid Darul Muttaqien Polres Bintan pada hari Kamis(20/10/22).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah tersebut dihadiri oleh Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H, didampingi Wakapolres Bintan Kompol M. Tahang S.Ag serta para pejabat utama dan personil Polres Bintan, juga turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Ny. Nunun Tidar Didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Ny. Lisna Tahang beserta pengurus bhayangkari cabang Bintan.

Polres Bintan juga mengundang Kyai Tri Agung Bashori, S.Ag selaku penceramah yang mana Kyai Tri Agung Bashori, S.Ag selaku pengurus Panti Asuhan Umi Al – Fitrah beserta anak – anak panti juga hadir.

Kapolres Bintan dalam sambutannya menyampaikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1444 H/ 2022 ini mengambil tema “Dengan Aktualisasi Keteladanan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Polri Yang Presisi” , selanjutnya Kapolres mengajak untuk menjadi insan Polri yang meneladani Nabi Muhammad SAW.

 

 

Dalam peringatan tersebut juga dilantunkan Ayat Suci Al – Qur’an yang indah oleh calon siswa Bintara Polri, kemudian diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Kyai Agung Tri Baskhori, selanjutnya setelah pelaksanaan acara pokok dilanjutkan dengan pemberian santunan serta cinderamata kepada anak – anak Panti Asuhan Umi Al – Fitrah oleh Kapolres Bintan dan Ketua Bhayangkari cabang Bintan.

Kapolres Bintan Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Ikuti Peringatan HKGB ke-70 Secara Virtual

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H bersama dengan Ketua Bhayangkari cabang Bintan Ny. Nunun Tidar mengikuti peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-70 tahun 2022 secara virtual  di ruangan Vicon Polres Bintan pada Rabu (19/10/22).

Peringatan HKGB ke-70 tersebut juga dihadiri oleh Wakil ketua Bhayangkari cabang Bintan Ny. Lisna Tahang, Bhayangkari serta pengurus Bhayangkari cabang Bintan.

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) secara virtual tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Bhayangkari Pusat Ny. Juliawati Sigit Prabowo dengan mengusung Tema Bhayangkari berperan aktif dalam pemulihan ekonomi mewujudkan keluarga tangguh Indonesia tumbuh

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Bhayangkari Pusat Ny. Juliawati Sigit Prabowo menyampaian Agar seluruh anggota Bhayangkari agar memiliki sikap yang baik. Saat ini Institusi Polri sedang di uji dari berbagai permasalahan yang terjadi, oleh karena itu agar menjaga tingkah laku sehari-hari terlebih dalam menggunakan media sosial.

Ny. Juliawati Sigit Prabowo juga menyampaikan agar selalu bergaya hidup sederhana dan tidak Hedon, mari kita bantu suami-suami kita dalam melaksanakan tugas yang baik untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Menjadi seorang Bhayangkari tidaklah mudah, disamping menjadi ibu rumah tangga, Bhayangkari juga memiliki kewajiban sebagai seorang ibu dan seorang istri yang dapat mendukung suami dalam melaksanakan tugas. Semoga kedepan Bhayangkari semakin jaya dan dapat mewujudkan keluarga yang Tangguh untuk Polri Presisi. Kata Nyonya Sigit.

Setelah pelaksanaan peringatan HKGB secara virtual, Ketua Bhayangkari cabang Bintan beserta pengurus dan anggota melanjutkan kegiatan di Aula Polres Bintan dengan Sosialisasi terkait bahaya Kanker Serviks kepada seluruh Pengurus Bhayangkari Cabang Bintan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan Kue dan Tumpeng oleh Kapolres Bintan didampingi Ketua Bhayangkari cabang Bintan.

Kapolres Bintan Dampingi Tim Divisi Humas Polri Laksanakan Focus Group Discussion (FGD) Cegah Paham Radikalisme

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Divisi Humas Polri menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Wilayah Polda Kepulauan Riau tepatnya di Aula Sarja Arya Racana (SAR) Polres Bintan pukul 13.20 WIB, yang dipimpin oleh ketua tim AKBP Erlan Munaji, S.I.K., M.Si. pada Rabu (19/10/22).

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Tim Div. Humas Polri dalam kegiatan FGD Kontra Radikal di Polres Bintan, diharapkan dengan adanya masukan dari Ketua Tim Divisi Humas Polri dan Narasumber dapat memberikan ilmu bagi kami semua dan dapat mencegah adanya paham Radikal di masyarakat Kabupaten Bintan.

Selanjutnya ketua Tim Div. Humas Polri mengucapkan terimakasih kepada Polres Bintan dan Tamu Undangan yang telah menyediakan tempat dan waktu untuk menyelenggarakan kegiatan FGD ini. Divisi Humas Polri bekerjasama dengan Densus 88, BNPT, dan Baintelkam dalam rangka Kontra Radikal terkait Terorisme dan juga  kami menghadirkan Narasumber yang langsung terjun di lapangan terkait kasus terorisme, dan diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada kita semua terkait Terorisme.

Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan dalam rangka Kontra radikal  mengambil Tema “Terorisme adalah musuh kita semua”.

Dalam kegiatan tersebut selain Ketua Tim Divisi Humas Polri juga dihadirkan Narasumber M. Nasir yang merupakan Eks Napiter, sebagai peserta antara lain Ketua FKUB Bintan Bapak M. Syamsir, Kabag Kesbangpol Kabupaten Bintan, Ketua LAM kabupaten Bintan, Ketua NU Kabupaten Bintan, Tokoh Masyarakat, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Tanjungpinang – Bintan beserta anggotanya, Perwakilan tokoh agama Islam, perwakilan tokoh agama Katholik, perwakilan tokoh agama Budha, perwakilan tokoh agama Konghucu,Pejabat utama Polres Bintan beserta Anggota Polres Bintan.

Bapak M. Nasir selaku Narasumber menceritakan dirinya bagaimana hingga masuk dalam jaringan radikal, Narasumber juga menjelaskan tahapan awal masuk nya orang ke dalam lingkaran terorisme adalah karna tidak menghargai perbedaan dan merasa paling benar, adanya perasaan tidak mendapatkan keadilan sehingga mudah menerima semua ajaran dan akan menjadi tidak peduli dengan sekitarnya, jika yang merasuki pikirannya paham yang baik maka akan baik pula yang ada dalam pikirannya, namun jika paham yang merasukinya paham jelek maka kejelekanlah yang ada dalam pikirannya.

Setelah Narasumber memaparkan paham-paham radikal kepada peserta selanjutnya dilakukan tanya jawab yang memakan waktu yang cukup lumayan sehingga dirasakan waktu yang tersedia sangat singkat, sampai dengan berakhirnya FGD tersebut para peserta cukup memahaminya,

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) kabupaten Bintan memberikan tanggapan untuk kegiatan FGD Kontra Radikal dari tim Divisi Humas Polri Materi dan Narasumber dalam kegiatan FGD ini sangat luar biasa dalam memberikan masukan dan wawasan bagi kami semua. Kami FKUB Kabupaten Bintan akan terus membantu tugas Polri dan Pemerintah dalam permasalahan terkait umat beragama. Kita harus waspada di lingkungan kota atas ada nya sesuatu yang baru agar masyarakat tidak segan untuk melapor adanya potensi gangguan kamtibmas di daerahnya. Untuk itu diperlukan adanya sinergitas antara FKPD dan tokoh di masyarakat. Tutup Ketua FKUB.

Selanjutnya ketua tim AKBP Erlan Munaji, S.I.K., M.Si mengharapkan dengan terlaksananya FGD ini dapat menjadi acuan kita agar tidak terjerumus kedalam paham radikal, minimal untuk diri para peserta, keluarga dan kelompok lingkungan disekitarnya.

3 orang pelaku pencurian di PT BAI berhasil diciduk Polisi

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Polres Bintan dalam hal ini Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang berhasil mengamankan 3 orang pelaku pencurian yang terjadi disalah satu PT. Yang ada di Kabupaten Bintan,seperti yang dijelaskan dalam Konferensi Pers yang dilakukan oleh Polsek Gunung Kijang.

Kegiatan Konferensi Pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Kijang IPTU Sugiono yang didampingi Kasihumas Polres Bintan IPTU Missyamsu Alson dan Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang IPDA Yopi yang dilaksanakan dihalaman Mako Polsek Gunung Kijang pada Senin (17/10/22).

Kapolres Bintan melalui Kapolsek Gunung Kijang IPTU Sugiono  menyampaikan bahwa Unit Polsek Gunung Kijang telah berhasil mengamankan 3 orang pelaku pencurian yang berinisial S (23), NA (50) dan MA (28) yang mana ketiganya merupakan ekskaryawan subkon di PT Bintan Aluminas Indonesia (BAI), Terangnya.

“ketiga pelaku melakukan pencurian dengan modus mereka menggunakan ID Card lama untuk digunakan agar bisa masuk kawasan PT BAI, ID Card itu merupakan milik para tersangka, yang belum dikembalikan ke perusahaannya dulu setelah berhenti,” jelas Sugiono saat menggelar jumpa pers

Tiga pelaku tersebut ditangkap, berawal ketika mencoba mencuri kepingan tembaga seberat 50 kilogram di dalam kawasan PT BAI, saat melakukan aksi ini, dua pelaku menggunakan sepeda motor yang betugas sebagai pengambil kepingan tembaga sebanyak 22 keping barang curian itu diangkut dan dimasukan ke dalam mobil rental kemudian tersangka S yang merupakan otak pelaku, berusaha membawa kepingan tembaga dengan mobil ke luar kawasan. Ujarnya.

Saat ini, para tersangka ditahan untuk menjalani proses hukum dan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KHUP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Setubuhi Anak Kandung Yang Tuna Rungu wicara Berakhir di Jeruji Besi Polsek Gunung Kijang Polres Bintan

tribratanews.kepri.polri.go.idSungguh tega seorang ayah yang berinisial HS Als P (56)  yang beralamat dikelurahan Kawal Gunung Kijang yang telah menggauli anaknya yang note bene tuna rungu wicara yang kita sebut dengan bunga (20) hingga hamil 5 bulan.

Hal tersebut terungkap saat Konferensi pers yang dilaksanakan di Polsek Gunung Kijang Polres pada hari Senin (17/10/2022).

 

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan melalui Kapolsek Gunung Kijang IPTU Sugiono yang didampingi oleh Kasi Humas Polres Bintan IPTU M. Alson dan Kanit Reskrim IPDA Yofi menjelaskan bahwa tersangka HS als P (56) telah menggauli anak kandungnya yang berinisial Bunga hingga hami 5 bulan.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari kecurigaan seorang tetangga yang sering melihat korban muntah-muntah, selanjutnya saksi memberitahukan kepada ibu korban untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban ke puskesmas, setelah diperiksa puskesmas kawal dan setelah diperiksa oleh dokter melalui USG Ternyata korban sedang hamil 5 bulan. Selanjutnya ibu korban menanyakan kepada tersangka dan tersangka pura-pura tidak tau hingga akhirnya ibu korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Gunung Kijang.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi dan korban akhirnya dilakukan pemanggilan terhadap tersangka, dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui telah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 3 kali yang dimulai pada akhir bulan maret 2022, selanjutnya bulan April 2022 dan terakhir pada akhir bulan April 2022.

Setelah mendapatkan lebih dari 2 alat bukti selanjutnya terhadap tersangka dilakukan penangkapan untuk proses penyidikan, saat ini tersangka di tahan di Polsek Gunung Kijang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 6 Huruf b Jo Pasal 15 Huruf a dan h UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual  dan atau Setiap Orang yang melakukan Perbuatan kekerasan Seksual, pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga tersebut sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kapolres Bintan Lepas Peserta Tour De Bintan Di Hari Ketiga

tribratanews.polri.go.idMamasuki hari ketiga event Tour De Bintan Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. melepas peserta event Tour De Bintan Gran Fondo Century (GFC) 112 Km dan Grand Fondo Challengge (GFC) 82 Km. dengan garis start di Plaza Lagoi pada hari Minggu (17/10/ 2022)

Peserta event Tour De Bintan Gran Fondo Classic (GFC) yang menempuh jarak 112 Km dengan garis finish di Reservoir Lagoi, demikian juga Grand Fondo Challengge (GFC) 82 Km juga berakhir di Reservoir Lagoi.

Saat pelepasan Kapolres Bintan di damping oleh Waka Polres Bintan, Asisten 2 Kabupaten Bintan serta Kadis Pariwisata kabupaten Bintan.

Pelepasan peserta Tour De Bintan Gran Fondo Classic (GFC) yang menempuh jarak 112 Km pukul 07.00 Wib, selanjutnya peserta Grand Fondo Challengge (GFC) 82 Km dilepas pukul 08.30 Wib.

Setelah melepas seluruh peserta Tour De Bintan, selanjutnya Kapolres Bintan memantau langsung jalannya perlombaan di Posko terpadu yang disiarkan secara langsung melalui live streaming dengan zoom sehingga seluruh peserta dapat dilihat dan dipantau melalui video tron yang ada di posko terpadu juga berada di Plaza Lagoi.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Peserta event Tour De Bintan berasal dari 33 negara sehingga kegiatan tersebut harus dilakukan pengamanan dengan maksimal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Ungkap Kapolres Bintan.

“Selain dipantau dengan live streaming, Kami tempatkan juga personil untuk melakukan pengaman disepanjang jalur, mulai dari garis start hingga garis Finish”. Tambah AKBP Tidar.

Pihak penyelenggara sangat mengapresiasi atas suksesnya pelaksanaan event Tour De Bintan tersebut, bahkan salah seorang panitia dari Meta Sport yang bernama Mr. Son juga sempat masuk dan menyaksikan pelaksanaan event Tour De Bintan tersebut dari layar video tron yang ada di Posko terpadu, dan memberikan ucapan jempol pertanda memberikan apresiasi kepada Kapolres Bintan atas pengamanan yang dilakukan oleh personil.

Seluruh peserta event Tour De Bintan Gran Fondo Century (GFC) 112 Km dan Grand Fondo Challengge (GFC) 82 Km. memasuki garis finis dengan peserta terakhir yang memasuki finish pada pukul 12.00 Wib.

2 Hari Pelaksanaan Tour De Bintan Berjalan Aman Dan Lancar, Berkat Pengamanan Yang Dilakukan Oleh Personil Polres Bintan dan Instansi Terkait

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Pelaksanaan Tour De Bintan yang sudah berjalan selama 2 hari berturut-turut pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2022 dan hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2022 berjalan aman dan lancar.

Event Tour De Bintan tersebut akan berlangsung selama 3 hari dan akan berakhir pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022, yang diikuti oleh 500 peserta lebih yang berasal dari 33 negara.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H. menjalaskan bahwa personil pengamanan yang diterjunkan untuk melakukan pengemanan event Tour De Bintan sebanyak 511 personil yang terdiri dari personil Polres Bintan yang dibantu oleh Personil Polda Kepri, Sat Brimobda Polda Kepri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Security, Ujar Kapolres Bintan.

“Alhamdulillah selama 2 hari pelaksanaan Tour De Bintan berjalan dengan lancar tidak ada kendala yang terjadi, Kami petugas keamanan hanya focus untuk pengamanan, pengawalan dan pembersihan jalur”, Tambah AKBP Tidar Wulung.

Pelaksanaan Tour De Bintan tersebut dipantau langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Aris Budiman, M.Si bersama dengan Pejabat Utama Polda Kepri yang didampingi oleh Kapolres Bintan  melalui sarana live Steaming atau zoom dari Posko terpadu yang berada di Plaza Lagoi Bay.

Pelaksanaan Tour De Bintan yaitu mulai dari dilepasnya peserta pertama sampai dengan peserta terakhir dipantau di layar monitor yang ada di Posko terpadu, bahkan peserta yang berada di jalan juga terpantau seluruhnya hingga peserta terakhir sampai masuk ke garis Finish.

Untuk di hari pertama rute yang dilalui hanya disekitaran wilayah lagoi saja dengan nama Individual Time Trial dengan jarak tempuh sejauh 17 Km, namun di hari ini rute Grand Fondo Classic dengan jarak 138 Km dan Grand Fondo Challenge jarak 82 Km dengan rute diluar wilayah Lagoi bahkan memasuki perkampungan masyarakat, melewati tempat umum, tempat wisata dan sebagainya.

Mulai dari garis Start dan Finish seluruhnya ditempatkan personil untuk melakukan pengamanan agar event Tour De Bintan berjalan dengan sukses.