KOORDINASI PENCARIAN KORBAN LAKA LAUT DI SEKITAR PERAIRAN KARANG GALANG

Pada hari Minggu, 26 september 2021 terjadi Lakalaut tabrakan antara Boat Nelayan dg kapal lain di perairan sekitar Karang Galang, adapun kronologi kejadian, sekiranya pukul 02.30 dini hari telah kejadian laka laut antara boat nelayan dengan kapal kayu,di seputaran laut Karang Galang – Batu Besar. Adapun korban nelayan 3 orang an. adam, imron & tendi. Satu orang nelayan an. Adam korban selamat ada di KRI. P Rusa sedang dimintai keterangan dan 2 orang lagi blm di ketemukan. Untuk korban yg belum di temukan saat ini sedang dilakukan koordinasi dan pencarian bersama tim gabungan KP. XXXI-3001 Ditpolairud Polda Kepri, Tim SAR Ditpolairud Polda Kepri, TNI – AL, Satpolirud polresta, POS Basarnas Batam dan Masyarakat Setempat.

PENEMUAN ANAK HANYUT DI PARIT BESAR BELAKANG PERUMAHAN BALOI MAS, KELURAHAN BALOI INDAH, KECAMATAN LUBUK BAJA KOTA BATAM


Pencarian hari ke-3 bersama tim gabungan, Tim Sar Ditpolairud Polda Kepri, Satpolairud Polresta Barelang, Basarnas Batam, dan masyarakat setempat.
Sabtu, 4 September 2021 sekira pukul 10.30 WIB, korban anak hanyut di Parit Besar Belakang Perumahan Baloi Mas Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam ditemukan disungai belakang Kampus UIB dalam keadaan meninggal dunia.
Korban selanjutnya dibawa ke RS. Bhayangkara Polda Kepri menggunakan ambulance Ditpolairud Polda Kepri.

PENCARIAN ANAK HANYUT DI PARIT BESAR BELAKANG PERUMAHAN BALOI MAS, KELURAHAN BALOI INDAH, KECAMATAN LUBUK BAJA KOTA BATAM

Jumat, 3 September 2021 sekira pukul 14.00 WIB telah terjadi peristiwa anak hanyut di Parit Besar Belakang Perumahan Baloi Mas, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam. Saksi Kiki dan saksi Candra sedang berenang di parit belakang perum Baloi Mas, saksi berenang di tempat yg dangkal di bawah pos pintu masuk Ruli baloi persero. Kemudian Korban an. Dimas datang bersama sdr.Uli dan Qhowy, lalu korban mengajak berenang di parit besar yang lebih dalam, dan cara masuk kedalam parit yaitu dengan cara melompat dari besi pipa yg berada di atas parit, lalu sdr. Kiki loncat terlebih dahulu diikuti oleh sdr. Candra, dan Sdr. ULI, selanjutnya baru diikuti korban yg hendak lompat, lalu pada saat melompat korban langsung seperti mau tenggelam dan terbawa arus lalu tidak dapat mengendalikan dirinya dengan berenang. Selanjutanya korban terbawa arus parit hingga teman teman korban berusaha mengejar, dan sdr. QHOWI yg sebelumnya tidak ikut berenang langsung masuk kedalam parit berusaha menyelamatkan namun tidak berhasil karena arus air sangat kencang.

Saat ini korban masih dalam pencarian oleh tim Sar Ditpolairud, Satpolair Polresta Barelang, polsek Lubuk Baja, Basarnas dan warga diseputaran parit besar hingga menuju ke arah  parit bawah jembatan perum Kezia.

PENEMUAN SOSOK MAYAT BAYI BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI PESISIR PANTAI KAMPUNG SAUH RT 001 RW 002 KEL. NGENANG KEC. NONGSA

Minggu, 27 Juni 2021 sekira pukul 09.00 WIB telah ditemukan sosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di pesisir pantai Kampung Sauh RT 001 RW 002 Kel. Ngenang Kec. Nongsa.

Pada hari Minggu sekira pukul 09.00 Wib sepulang dari laut selesai mencari siput Saksi I dan Saksi II, menemukan sebuah bungkusan waran merah seperti sarung bantal, di pesisir tepi pantai Tanjung Sauh setalah itu Saksi – saksi membuka bungkusan bantal warna merah ternyata di dalamnya ada baju warna hijau dan celana jeans serta ditemukan sosok mayat bayi berjenis kelamin Laki – Laki, setelah itu Saksi I saudari Mainah melapor kepada suaminya yang bernama Toni Haris kemudian saudara Toni Haris menghubungi Petugas Polairud Polda Kepri Aiptu Harry Susanto, untuk mendatangi TKP penemuan sosok mayat bayi berjenis Laki-Laki di pesisir tepi pantai Tanjung Sauh Kelurahan Ngenang, saat ini Mayat bayi berjenis kelamin Laki-Laki tersebut di bawa ke Rumah Sakit Badan Pengawas Kota Batam dengan menggunakan mobil Tim SAR Ditpolairud Polda Kepri. Penanganan perkara di tangani oleh Satpolairud Polresta Barelang.

PENEMUAN KORBAN TENGGELAM AKIBAT TERJATUH DARI KAPAL DI PELABUHAN IKAN PT. HASIL LAUT SEJATI DI KELURAHAN SETOKOK KECAMATAN BULANG

Sekira Pukul 04.05 Wib Pada  saat Saksi I dan saksi II sedang duduk sembari memainkan Handpond di dermaga PT. Hasil Laut Sejati di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, tiba tiba saksi mendengar suara teriakan minta tolong dari dasar luat, kemudian saksi I dan II mengecek ke sumber suara lalu melihat seseorang yang tenggelam lalu pada saat saksi I dan Saksi II ingin berusaha menolong, namum korban sudah tidak terlihat lagi atau sudah tenggelam. Dan kemudian melaporkan kejadian tersebut.

Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari oleh tim gabungan, Polsek Bulang, Satpolair Polresta Barelang, Kapal Pol XXXI-1009 Ditpolairud Polda Kepri dan tim SAR Ditpolairud Polda Kepri. Jumat, 28 Mei 2021 sekira pukul 07.45 WIB Personel SAR Ditpolairud Polda Kepri menemukan dan mengevakuasi korban disekitar tempat kejadian.
Evakuasi dibantu oleh masyarakat sekitar. Selanjutnya korban di bawa ke RS. Otorita Batam oleh Personel SAR Ditpolairud menggunakan Mobil Double cabin.