DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Jum’at tanggal 27 Mei 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Mei 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/70/V/2022/SPKT-Kepri tangga l7 Mei 2022 dengan tersangka atas nama FAWWAZ AHMAD alias PAWAS bin MUHAMAD YANI, VIELDA SUGIANSAH alias ELDA binti SUGIANSAH, dan ODE DANY alias ODE bin LA UHI.

Barang bukti yang berhasil disita dari 1 (satu) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  275,56 (dua ratus tujuh puluh lima koma lima enam) gram Narkotika jenis Sabu  dan yang akan dimusnahkan sebanyak 225 (dua ratus lima puluh lima) gram sabu dan, sedangkan sisanya seberat 50,56 (lima puluh koma empat enam) gram yang terdiri dari:

42,56 (empat puluh dua koma lima enam) gram sabu untuk dikirim ke Laboratorium Balai Pom Kepri kemudian sisa hasil laboratorium untuk pembuktian di persidangan dan 8 (delapan) gram sabu untuk pembuktian di persidangan sisanya untuk dikirim ke Labfor cabang Medan dan untuk pembuktian dipersidangan.

Kepada para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 (ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh PS. Kasubdit 1 Ditresnarkoba  Polda Kepri Kompol Albert Perwira Sihite, S.I.K. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dilarutkan kedalam tong / drum kecil yang berisi air panas / mendidih, setelah itu larutannya kemudian dibuang ke toilet.

PERS RELEASE PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA JARINGAN INTERNATIONAL

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Jum’at tanggal 22 April 2022 dari kasus TP. Narkoba jaringan Internasional Malaysia – Indonesia dengan Nomor laporan Polisi :

LP-A/47/III/2022 SPKT-KEPRI, TGL 21 MAR 2022 dengan tersangka an. ZULKARNAIN Als ZUL Bin KLIWON

LP-B/42/IV/2022 SPKT-KEPRI, TGL 08 APR 2022 dengan tersangka an BENI ANDIKA Alias BENI Bin ASNAWI RIJI, ZUBIR Alias BIR Bin IBRAHIM AHMAD, dan ZAINAL ABIDIN Als ZAINAL Bin MUHAMMAD NUR. 

LP-A/213/IV/RES.4.2/2022 TGL 9 APR 2022 dengan tersangka an. EDI HAMSAR Als WAI Bin ABDUL HAMID.

Barang bukti yang berhasil disita dari 3 (tiga) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  53,255,49 (lima puluh tiga ribu dua ratus lima puluh lima koma empat puluh sembilan) gram  Narkotika jenis Sabu dan sisanya untuk dikirim ke Labfor cabang Medan dan untuk pembuktian dipersidangan.

Barang bukti Narkotika Jaringan International Malaysia – Indonesia ini merupakan hasil ungkap kasus yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri dan Satresnarkoba Polresta Barelang dan Dirjen Bea dan Cukai Batam periode Maret – April 2022.

Kepada para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 (ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimal 10 (sepuluh) Milyar Rupiah.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si. Bertempat di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kejaksaan, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dimasukkan kedalam mesin incinerator.

 

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Kamis tanggal 14 April 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan April 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP – A/49/III/2022/SPKT- Kepri tanggal 27 Maret 2022.

Barang bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu yang berhasil disita dari Laporan Polisi Nomor: LP-A/49/III/2022/SPKT-Kepri tanggal 27 Maret 2022 a.n. Tersangka KOKO DALI alias KOKO alias IWAN bin EDDY SOUFI yaitu:

1.Barang bukti plastik dengan label 1A dengan berat netto 36 (tiga puluh enam) gram dengan rincian:

  • 28 (dua puluh delapan) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening untuk dimusnahkan;
  • 6 (enam) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening dikirim ke Balai POM di Batam untuk pemeriksaan laboratorium;
  • 2 (dua) gram Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening dan sisa hasil laboratorium agar dijadikan pembuktian perkara.

2. Barang bukti plastik dengan label 1B dengan berat netto 100 (seratus) gram dengan rincian:

  • 88 (delapan puluh delapan) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening untuk dimusnahkan;
  • 10 (sepuluh) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening dikirim ke Balai POM di Batam untuk pemeriksaan laboratorium;
  • 2 (dua) gram Golongan I jenis Sabu berbentuk Kristal bening dan sisa hasil laboratorium agar dijadikan pembuktian perkara.

3. 1 (satu) buah plastik bening yang didalamnya berisikan krista lbening diduga Narkotika Golongan I jenis Sabu dengan berat bruto 1 gram, lalu dilakukan penimbangan di PT. Pegadaian (Persero) Cabang Kota Batam dengan berat Netto 0,56 (nol koma lima puluh enam) gram kemudian dikirim seluruhnya ke Laboratorium Balai POM Kepri di Batam untuk dilakukan pemeriksaan dan sisa hasil laboratorium agar dijadikan pembuktian perkara.

1 (satu) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu diasumsikan dapat digunakan oleh 5 orangpengguna, barang bukti yang disita sebanyak 136,56 (seratus tiga puluh enam koma lima puluh enam) gram Narkotika Golongan I jenis Sabu kemudian dibagi 1 (satu) dan dikali 5 (lima) sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah 683 (enam ratus delapan puluh tiga) orang/jiwa

Kepada para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh PS. KASUBDIT 1 Polda Kepri Kompol Albert Sihite, S.I.K. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni Sabu dimasukkan ke dalam tong / drum kecil yang berisikan air mendidih / air panas.

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Senin tanggal 04 April 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan April 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/36/III/2022/SPKT-Kepri, tanggal 13 Maret 2022 dengan tersangka atas nama SUDIRMAN als RUDI CHANIAGO bin DARWIS, dan LP-A/37/III/2022/SPKT-Kepri, tanggal 13 Maret 2022  dengan tersangka atas nama ANDRY als LAKBAN bin ISKANDAR.

Barang bukti yang berhasil disita dari laporan polisi dengan Nomor: LP-A/36/III/2022/SPKT-Kepri, tanggal 13 Maret 2022 tersangka an. SUDIRMAN als RUDI CHANIAGO bin DARWIS sebanyak 390 (tiga ratus sembilan puluh) gram Narkotika jenis Ganja, yang akan dilakukan pemusnahan adalah sebanyak 369,3 (tiga rarus enam puluh sembilan koma tiga) gram Narkotika jenis Ganja, yang telah disihkan seberat 19,7 (sembilan belas koma tujuh) gram Narkotika jenis Ganja untuk dikirim ke Laboratorium Balai Pom Kepri kemudian 1 (satu) gram Narkotika jenis Ganja untuk pembuktian di persidangan.

2,5 (dua koma lima) gram ganja diasumsikan dapat digunakan oleh 5 (lima) orang pengguna, barang bukti yang disita sebanyak 390 (tiga ratus sembilan puluh) gram Narkotika jenis Ganja kemudian dibagi 2,5 dan x 5 sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah 780 (tujuh ratus delapan puluh) orang / jiwa.

Dan Barang bukti yang berhasil disita dari laporan polisi dengan Nomor: LP-A/37/III/2022/SPKT-Kepri, tanggal 13 Maret 2022 tersangka an. ANDRY als LAKBAN bin ISKANDAR sebanyak 1.733 (seribu tujuh ratus tiga puluh tiga) gram Narkotika jenis Ganja, yang akan dilakukan pemusnahan adalah sebanyak 1660,7 (seribu enam ratus enam puluh koma tujuh) gram Narkotika jenis Ganja, yang telah disisihkan seberat 69,3 (enam puluh sembilan koma tiga) gram Narkotika jenis gram untuk dikirim ke Laboratorium Balai Pom Kepri kemudian 3 (tiga) gram Narkotika jenis Ganja dan pengembalian dari Balai POM untuk pembuktian di persidangan.

2,5 (dua koma lima) gram Narkotika jenis Ganja diasumsikan dapat digunakan oleh 5 (lima) orang pengguna, barang bukti yang disita sebanyak 1.733 (seribu tujuh ratus tiga puluh tiga) gram Narkotika jenis Ganja kemudian dibagi 2,5 dan x 5 sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah 3.466 (tiga ribu empat ratus enam puluh enam) orang / jiwa.

 Kepada para tersangka dikenakan pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 111 Ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh PS. Kasubdit 2 Ditresnarkoba  Polda Kepri Kompol Henry Andar H Sibarani, S.I.K. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Ganja ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dilarutkan kedalam tong / drum kecil yang berisi air panas / mendidih, setelah itu larutannya kemudian dibuang ke toilet dan untuk barang bukti ganja kering dibakar kedalam tong / drum kecil.

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Kamis tanggal 31 Maret 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Maret 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/47/III/2022/SPKT-Kepri tanggal 21 Maret 2022 dengan tersangka atas nama ZULKARNAIN Als ZUL Bin KLIWON.

Barang bukti yang berhasil disita dari 1 (satu) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  20,890 (dua puluh koma delapan ratus sembilan puluh) Kilogram Narkotika jenis Sabu, dan sisanya untuk dikirim ke Labfor cabang Medan dan untuk pembuktian dipersidangan.

Kepada para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 (ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart, S.I.K. didampingi Direktur Ditresnarkoba  Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David, S.I.K. Bertempat di ruang Konferensi Pers Bid Humas Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dilarutkan kedalam tong / drum kecil yang berisi air panas / mendidih, setelah itu larutannya kemudian dibuang ke toilet dan untuk barang bukti ganja kering dibakar kedalam tong / drum kecil.

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Senin tanggal 21 Maret 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Maret 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/16/I/2022/SPKT-Kepri tanggal 21 Januari 2022 dengan tersangka atas nama MUHAMMAD NUR als WISNU bin M. DAUD AR, dan LP-A/31/II/2022/SPKT-Kepri tanggal 27 Februari 2022 dengan tersangka JAILANI als ATTAH JAY bin JAMIL.

Barang bukti yang berhasil disita dari 2 (dua) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  67,5 (enam puluh tujuh koma lima) gram Narkotika jenis Sabu, dan 2.987,5 (dua ribu sembilan ratus delapan puluh tujuh koma lima) gram Narkotika jenis Ganja kering sedangkan sisanya untuk dikirim ke Labfor cabang Medan dan untuk pembuktian dipersidangan.

Kepada para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 (ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh PS. Kasubdit 2 Ditresnarkoba  Polda Kepri Kompol Henry Andar H Sibarani, S.I.K. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dilarutkan kedalam tong / drum kecil yang berisi air panas / mendidih, setelah itu larutannya kemudian dibuang ke toilet dan untuk barang bukti ganja kering dibakar kedalam tong / drum kecil.

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Kamis tanggal 17 Maret 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Maret 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP – A/152/XII/2021/SPKT- Kepri tanggal 27 Desember 2021

Barang bukti yang berhasil disita dari 1 (satu) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  163,1 (seratus enam puluh tiga koma satu) gram ganja . Yang akan dilakukan pemusnahan adalah sebanyak 139.1 (seratus tiga puluh sembilan koma satu) gram ganja dan 20 (dua puluh) gram ganja untuk dikirim ke Labfor cabang Medan dan untuk pembuktian dipersidangan

Kepada para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh PS. KANIT 1 UNIT 1 SUBDIT 3 Polda Kepri AKP LUKMAN HUSIN. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Ganja ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni Ganja dimasukkan ke dalam tong / drum kecil kemudian dibakar.

 

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBADIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Rabu tanggal 16 Februari 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Februari 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/27/II/2022/Kepri/SPKT-KEPRI tanggal 3 Februari 2022 dengan tersangka sebanyak 1 (satu) orang dengan nama Tersangka MOHAMMAD MUHAZIR Als AJIR Bin ACHMAD Bin THAHIR

 

Barang bukti yang berhasil disita dari laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak 225,59 gram (dua ratus dua puluh lima koma lima puluh sembilan) gram ganja, yang akan dilakukan pemusnahan adalah sebanyak 156,85 (seratus lima puluh enam koma delapan puluh lima) gram ganja, sedangkan sisanya seberat 63,74 (enam puluh tiga koma tujuh puluh empat) gram ganja untuk dikirim ke Laboratorium Balai Pom Kepri kemudian 68,74 (enam delapan koma tujuh puluh empat) gram ganja untuk pembuktian di persidangan.

2,5 (dua koma lima) gram ganja diasumsikan dapat digunakan oleh 5 (lima) orang pengguna, barang bukti yang disita sebanyak 225,59 gram (dua ratus dua puluh lima koma lima puluh sembilan) gram ganja kemudian dibagi 2,5 dan x 5 sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah 451,18 (empat ratus lima puluh satu koma delapan belas) orang / jiwa

Kepada para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. dengan hukuman mati atau pidana paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh KASUBDIT 2 Ditresnarkoba Polda Kepri yang diwakili oleh Ps. Kanit 2 Subdit 2 AKP HIPPAL TUA SIRAIT, S.H. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dibakar kedalam tong / drum kecil.

DIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBADIREKTORAT RESERSE NARKOBA POLDA KEPRI MELAKUKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DARI KASUS TP. NARKOBA

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Rabu tanggal 16 Februari 2022 dari kasus TP. Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau periode bulan Februari 2022 dengan Nomor laporan Polisi LP-A/13/I/2022/Kepri/SPK-Res-Tpi tanggal 23 Januari 2022 dengan tersangka sebanyak 3 (tiga) orang, LP-A/18/I/2022/SPKT-Kepri tanggal 23 Januari 2022 dengan tersangka sebanyak 2 (dua) orang dan LP-A/26/II/2022/SPKT-Kepri tanggal 2 Februari dengan tersangka sebanyak 1 (satu) orang.

Barang bukti yang berhasil disita dari 3 (tiga) laporan polisi tersebut diatas adalah sebanyak  6.502,4 (enam ribu lima ratus dua koma empat) gram sabu dan 2.490 (dua ribu empat ratus sembilan puluh) gram ganja. Yang akan dilakukan pemusnahan adalah sebanyak 6.200,21 (enam ribu dua ratus koma dua puluh satu) gram sabu dan 2.401 (dua ribu empat ratus satu) gram ganja. sedangkan sisanya untuk dikirim ke Labfor Balai Pom Kepri dan untuk pembuktian dipersidangan.

Kepada para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 (ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 Tahun atau paling lama 20 tahun.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh KABAG WASSIDIK Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP C.P. SINAGA, S.I.K., M.H. Bertempat di Lorong Ditresnarkoba Polda Kepri, dan Turut hadir perwakilan dari beberapa instansi terkait lainnya seperti  perwakilan dari BNNP Kepulauan Riau, BPOM Kepulauan Riau, Bea dan Cukai Tipe B Batam, Pengacara JUHRIN PASARIBU, S.H,. M.H. dan para tersangka.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini diawali dengan membacakan surat penetapan status barang sitaan, Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Caranya yakni sabu dilarutkan kedalam tong / drum kecil yang berisi air panas / mendidih, setelah itu larutannya kemudian dibuang ke toilet.