Wakapolda Kepri Pimpin Musrenbang Polda Kepri Tahun 2022

kepri.polri.go.id– Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Rudi Pranoto pimpin acara Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Polda Kepri tahun 2022 di Ballroom Hotel Pacific Batam, Rabu (27/7/22). Acara yang mengusung tema “Polda Kepri yang Presisi mendukung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” tersebut dihadiri Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolres/Ta jajaran Polda Kepri, Wakapolres/Ta jajaran Polda Kepri, Para Kabagren, Kasubbagrenmin, Kaurrenmin Satker Polda Kepri, Operator masing-masing Satker dan Hadirin Peserta Musrenbang. Dalam kesempatan itu, sambutan Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., yang dibacakan oleh Wakapolda Kepri mengatakan Musrenbang Polda Kepri Tahun 2022 dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Musrenbang Polri Tahun 2022 dengan tujuan sebagai forum strategis dan sinkronisasi dalam merencanakan arah.
Target dan sasaran pembangunan Polri Musrenbang Polda Kepri Tahun 2022 merupakan sebuah mekanisme perencanaan dalam upaya mempertemukan usulan kebutuhan (Bottom Up Planning) dengan apa yang akan diprogramkan pemerintah (Top Down Planning). “Saya berharap Musrenbang ini dapat menjadi wadah pencapaian Visi dan Misi Polda Kepri sebagai upaya terwujudnya sinergitas yang baik antara Satker, Satwil, Fungsi maupun dengan Instansi terkait pada tingkat pemerintahan mempererat koneksitas positif antara bidang perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian serta pengawasan program kerja dan kegiatan Polda Kepri.” Ucap Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Rudi Pranoto. Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk membahas segala permasalahan terkait dengan bidang perencanaan dan anggaran Tahun 2023 yang akan digunakan untuk mendukung seluruh masukan dalam penyusunan dokumen rencana kerja Polda maupun Satker Tahun 2023.
Saya berpesan kepada seluruh peserta Musrenbang agar menyimak, memahami dan menjabarkan arah kebijakan dan strategis sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Satker masing-masing yang akan disampaikan oleh para narasumber. “Semoga kegiatan Musrenbang Polda Kepri Tahun 2022 lancar dan mendapatkan hasil yang di inginkan sehingga tercapainya keselarasan tentang rencana program serta target pencapaian/ output berdasarkan alokasi pagu indikatif Polda Kepri T.A. 2023.” Tutup Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Rudi Pranoto. Kegiatan Musrenbang ini dilaksanakan selama 2 hari terhitung mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 28 Juli 2022 dengan tetap menerapakan protokol kesehatan yang ketat guna menghindari penyebaran virus Covid-19.

Audiensi E-TLE, Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Kepri Bersama Gubernur Provinsi Kepri

kepri.polri.go.id– Tim ETLE Nasional Presisi yang dipimpin oleh Dir Gakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Drs. Aan Suhanan, M.Si mengunjungi Kantor Gubernur Provinsi Kepri dalam rangka Audiensi terkait ETLE pada hari Senin, 25 Juli 2022. Selasa (26/7/2022).
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad SE., MM, Sekda Provinsi Kepri, Kepala Bapenda Provinsi Kepri, Dir Regident Korlantas Polri, Kabag TIK Korlantas Polri, Kasubdit Dakgar Korlantas Polri dan Dirlantas Polda Kepri. Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto S.Ik, MH mengatakan “Hasil Audiensi bersama dengan Gubernur Provinsi Kepri, beliau sangat mengapresiasi kedatangan Tim ETLE Nasional Presisi dan mendukung sepenuhnya pengembangan ETLE di Provinsi Kepri”.
“Pemprov Kepri akan mendukung penambahan kamera ETLE Nasional Presisi  tahun 2022 berupa kamera statis dan pemanfaatan ETLE Mobile Hand Held di Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang, nantinya Melalui ETLE ini, Korlantas Polri akan mendukung sepenuhnya program unggulan Pemprov dalam meningkatkan kepatuhan membayar pajak serta wujudkan Kamseltibcar Lantas di Kepri”. Tutup Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto S.Ik, MH.

Tim PKDN Sempimti Polri Dikreg ke-31 T.A. 2022 Disambut Kapolda Kepri

kepri.polri.go.id – Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr Aris Budiman,M.Si menyambut baik kedatangan Tim Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-31 Tahun Anggaran 2022 di Mapolda Kepri pada hari Senin (25/07/2022). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Prov. Kepri Diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra , PJU Polda Kepri, Kajati Kepri Diwakili Kasi Intel Kejari Batam, Danrem 033/WP Diwakili Kasi Intel, Danlantamal IV Tj. Pinang Diwakili Danlanal Batam, Ketua Tim PKDN Sespimti Polri Dikreg Ke 31 Bapak Brigjenpol Drs. Darmawan, M.Hum Beserta Tim,Danlanud RHF Diwakili Kakum Lanud RHF,Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg Ke-31 TA 2022 Kapolda Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman,M.Si mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim PKDN Brigjen Pol Drs Darmawan M.Hum Dan Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg Ke-31 Ta 2022 Di Provinsi Kepulauan Riau, suatu kebanggaan bagi kami atas dilaksanakan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Di Polda Kepri. Saya berharap melalui kegiatan ini peserta didik mampu merumuskan pokok permasalahan serta menemukan usulan solusi serta memberikan masukan positif terhadap polri, khususnya polda kepri dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung pemulihan ekonomi. Sampaikan ucapan terimakasih kami kepada bapak Kalemdiklat Polri karena telah memilih Polda Kepri sebagai salah satu destinasi PKDN Serdik Sespimti Polri Dikreg Ke-31 TA 2022, Polda Kepri akan memberikan support selama Serdik Sespimti Dikreg ke-31 melaksanakan kegiatan disini serta kami siap memberikan segala bentuk informasi dan data untuk menunjang pembelajaran para peserta PKDN mulai narasumber atau permasalahan dan apa yang dibutuhkan dalam PKDN.”- tutur Kapolda Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman,M.Si. Ketua tim PKDN Sespimti Polri Dikreg ke 31 Brigjen Pol Drs. Darmawan, M.Hum mengatakan pada kesempatan pagi ini saya akan membacakan sambutan Kasespim bahwa Peserta didik Sespimti merupakan peserta terpilih dari sejumlah perwira polri, TNI, dan Kementerian Lembaga yang mengikuti seleksi dan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan Sespimti.
“Kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri ini (PKDN) merupakan rangkaian kegiatan belajar program pendidikan Sespimti yang telah di buka pada tanggal 23 Maret 2022 dan rencana akan di tutup pada tanggal 25 Oktober 2022 dengan jumlah peserta didik sebanyak 121 peserta yang terdiri dari 76 Pamen Polri berpangkat Kombes, kemudian 43 Pamen TNI berpangkat Kolonel kemudian 1 peserta dari Kejaksaan berpangkat Jaksa Utama Muda dan 1 peserta dari Kemenkumham berpangkat Pembina Utama Muda dengan tema Pendidikan Mewujudkan Pimpinan Tingkat Tinggi Polri, Kementerian Dan Lembaga Yang Prediktif, Responsibilitas, Transparan Dan Berkeadilan Atau Presisi Untuk Indonesia Maju.”- jelas Ketua tim PKDN Sespimti Polri Dikreg ke 31 Brigjen Pol Drs. Darmawan, M.Hum. Ketua tim PKDN Sespimti Polri Dikreg ke 31 Brigjen Pol Drs. Darmawan, M.Hum menambahkan bahwa salah satu potensi utama yang diharapkan adalah peserta mampu merumuskan konsep pemikiran strategis untuk mencapai tujuan organisasi dalam mengelola kegiatan kepolisian melakukan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta perlindungan, pengayoman, pelayanan dan penegakan hukum. Terakhir, melalui kegiatan PKDN ini diharapkan peserta didik dapat mengaplikasikan materi perkuliahan untuk di dalami sesuai dengan kegiatan dilapangan dan diimplementasikan dalam tugas-tugas organisasi tingkat tinggi kemudian pendalaman pada saat praktik kerja akan di tuangkan dalam bentuk tulisan ilmiah yang bersifat strategis dan pemecahan masalah serta dalam pelaksanaan PKDN ini di harapkan peserta didik mendapatkan data dan informasi pada kesatuan tempat PKDN.

Brimob Polda Kepri Laksanakan Tes Psikologi Bagi Personel Yang Akan Memegang Senpi Dinas

kepri.polri.go.id – Sejumlah 103 personel Brimob Polda Kepri menjalani tes psikologi di aula Gegana, Senin (25/07/2022). Tes ini sebagai syarat kelayakan untuk penggunaan senjata api (senpi) organik. “Tes psikologi ini wajib diikuti bagi calon maupun personel yang telah memegang senpi organik,” kata Dansat Brimob Kombes Pol. Mohamad Rendra Salipu, S.I.K., M.Si. Tes tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Brimob Polda Kepri dengan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kepri. “Tes ini dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis yang mengikuti tes dan yang akan diberikan izin pinjam pakai senpi,” ujarnya. Tes juga untuk mengetahui permasalahan atau aspek di luar diri dari personel yang mengalami permasalahan, tentang kebiasaan dan permasalahan eksternal lainnya serta konseling bagi personel.
“Hasil tes akan menentukan apakah personel tersebut layak sebagai pemegang senpi atau tidak. Jadi tidak sembarangan memegang senpi, ada tahapan-tahapan yang harus diuji hingga memenuhi syarat,” kata EKO PUJIONO, S. Psi., M.Psi. selaku PS. KABAGPSI RO SDM POLDA KEPRI Diterangkannya, tes psikologi hari ini merupakan tes pertama, diikuti oleh 103 Personel Brimob Polda Kepri Ditegaskannya, bagi pemegang senpi yang tidak hadir pada tes hari ini maka senpinya akan ditarik dan digudangkan. Dansat Brimob Polda Kepri berharap seluruh peserta dapat mengikuti tes dan mengerjakan soal yang diberikan tim dengan maksimal. “Selain tes psikologi, tim penguji dari bagian psikologi Biro SDM Polda Kepri juga melayani konseling bagi personel Polri yang bermasalah serta menyosialisasikan tentang pengisian aplikasi e-Mental yang digunakan sebagai salah satu syarat dari 13 Komponen,” tutur Kombes Pol. Mohamad Rendra Salipu, S.I.K., M.Si.

Upacara Pembukaan Diktuk Bintara Polri Gelombang II Tahun 2022 SPN Polda Kepri

kepri.polri.go.id– Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II Tahun 2022 dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto selaku Inspektur Upacara, hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polda Kepri, Ka SPN Polda Kepri, Kapolres Karimun dan FKPD Kabupaten Karimun, kegiatan dilaksanakan di Lapangan Upacara SPN Tanjung Batu, Polda Kepri. Senin (25/7/2022). Membacakan Amanat Kalemdiklat Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto mengatakan Selamat atas keberhasilan saudara yang telah dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara Polri gelombang II Tahun Anggaran 2022, disini tempat para siswa sekalian akan di didik, ditempa dan dilatih untuk menjadi Insan Tribrata yang Profesional, Bermoral serta memiliki Mental dan Integritas yang baik.
Keberhasilan yang telah saudara raih ini, merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, serta hasil dari perjuangan panjang dan buah dari ketekunan, keuletan, dan kesungguhan saudara, yang juga tentunya tidak lepas dari doa dan dukungan orang tua dan keluarga. Oleh karena itu manfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu dengan belajar dan berlatih secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Program pendidikan pembentukan bintara Polri pada Tahun Anggaran 2022 diselenggarakan dalam II Gelombang dengan lama pendidikan setiap gelombang selama 5 (lima) bulan. adapun gelombang II yang dibuka pada hari ini, diselenggarakan secara serentak di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta di 31 Sekolah Polisi Negara Polda dengan jumlah peserta didik sebanyak 10.502 orang yang terdiri dari Diktuk Bintara Pria sebanyak 10.002 orang dan Diktuk Bintara Wanita Sebanyak 500 Orang.
Kepada peserta didik ditekankan : • Tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. • Selalu disiplin dan patuhi protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendor guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus Polri. • Ikuti semua proses pendidikan dengan tekun, penuh semangat dan selalu riang gembira, serta tanamkan tekad dan motivasi yang kuat bahwa selama berada di lembaga pendidikan adalah untuk belajar, berlatih dan menempa diri. • Persiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan, hindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi seluruh peraturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh lembaga, sehingga saudara dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan lancar. • Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik, dengan pendidik, pelatih, pengasuh dan seluruh unsur pelaksana pendidikan, sehingga akan terjalin hubungan yang solid dan harmonis. Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan ″Untuk di SPN Tanjung Batu Polda Kepri pada Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun 2022 ini sebanyak 192 orang siswa yang akan menjalani pendidikan, semoga jumlah tersebut tetap lengkap dan tidak kurang satu orangpun hingga di akhir pelantikan nantinya″. Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Pemusnahan 48 Kg Narkoba Jenis Kokain di Polres Kepulauan Anambas Dipimpin Wakapolda Kepri

kepri.polri.go.id  – Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto pimpin pemusnahan Narkotika Jenis Kokain dengan berat total 48.473.22 Gram, barang Bukti Narkotika tersebut merupakan temuan di delapan TKP yang berada di pinggir pantai wilayah Kepulauan Anambas. Hadir dalam kegiatan Pemusnahan tersebut Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David S.Ik, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris SH, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S,Ik dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Anambas. Kamis (21/7/2022). ″Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A / 01 / VII / 2022 / SPKT / Polsek Jemaja / Polres Kep. Anambas / Polda Kepri, Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Dari Labfor Polda Riau, No : Lab : 1204 / Nnf / 2022, Tanggal 8 Juli 2022, Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika Dari Kajari Natuna, Nomor : B-441/L.10.13/Enz.1/07/2022, Tanggal 8 Juli 2022 dan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika Dari Kajari Natuna, Nomor : B-460/L.10.13/Enz.1/07/2022, Tanggal 18 Juli 2022, maka pada hari ini bersama kita lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Kokain seberat 48.473.22 Gram″. Ungkap Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto.
″Dari jumlah Barang Bukti yang kita musnahkan dapat di asumsikan bahwa kita telah menyelamatkan kurang lebih 480.000 sampai 500.000 jiwa dari bahaya ketergantungan Narkoba serta dapat mencegah dampak negative bagi masyarakat luas dengan asumsi setiap Ons Kokain yang kita musnahkan dapat di konsumsi oleh 1.000 sampai 1.200 orang, Keberhasilan dalam mengamankan barang bukti ini merupakan wujud dari Sinergitas dan Kolaborasi Polri bersama TNI serta didukung oleh masyarakat Kepulauan Anambas beserta unsur terkait″. Jelas Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto. ″Pada kesempatan hari ini, atas nama Kapolda Kepri saya menyampaikan Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinggi nya serta ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Ketua DPRD, Pejabat TNI beserta jajarannya, Kajari serta jajarannya, Kapolres Kepulauan Anambas beserta jajarannya dan kepada masyarakat setempat secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Rudikon dan Bapak Samsul Bahri beserta kawan-kawan yang telah menemukan barang haram ini dan telah berinisiatif melaporkan ke pihak yang berwenang″. Ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto. ″Dari 43 bungkus bubuk Putih Narkotika jenis Kokain didapatkan berat 48.475,1 dengan rincian untuk pemeriksaan di Labfor Polda Riau sebanyak 220.1 gram kemudian dikembalikan dari Labfor Polda Riau sebanyak 218.22 gram dan yang akan dimusnahkan sebanyak 48.473,22 Gram″. Tutur Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto. ″Penemuan Barang Bukti ini berawal pada tanggal 1 Juli 2022 sekira jam 7.30 wib di pantai Tunjuk Desa Landak Kec. Jemaja Kab. Kepulauan Anambas sebanyak 25 bungkus yang dimuat dalam tas berwarna hitam yang ditemukan oleh Rudikon dan Samsul bahri yang berprofesi sebagai Nelayan yang selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Jemaja, menerima laporan tersebut selanjutnya dilakukan pencarian di sekitaran pantai dan berhasil mendapatkan total 43 bungkus Narkotika jenis Kokain di 8 TKP dari tanggal 1 Juli sampai dengan 3 Juli 2022″. Jelas Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto. ″Berdasarkan fakta fakta di atas, penemuan barang bukti narkotika jenis kokain sebanyak 43 (empat puluh tiga) bungkus diduga berasal dari OPL (Out Port Limited) wilayah perairan Malaysia dan Thailand yang terbawa arus angin barat menuju perairan Kepulauan Anambas dapat dilihat berdasarkan fakta di lapangan bahwa banyak sampah di pantai Pulau Jemaja yang diduga berasal dari perairan Internasional atau OPL, Dapat dianalisa bahwa transportasi yang digunakan oleh sindikat kokain Internasional adalah kapal laut ke negara tujuan dengan cara mengikat barang bukti narkotika jenis kokain di bawah lambung kapal. Disebabkan faktor cuaca ekstrim mengakibatkan barang bukti narkotika jenis kokain ini terbawa arus angin barat dan terdampar di pesisir pantai wilayah Kepulauan Anambas″. Tutup Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto. ″Seperti yang diketahui bahwa 96% wilayah kita adalah perairan banyak sekali tindak pidana illegal yang terjadi di wilayah kita, terutama tindak pidana Narkotika dan Human Traficking yang terjadi diwilayah perairan oleh karena di beberapa kesempatan yang lalu juga pernah saya sampaikan bahwa Polda Kepri dan jajaran sangat membutuhkan dukungan kapal ataupun Speed Boat cepat dalam upaya untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku tindak pidana Narkotika yang memang memanfaatkan jalur perairan Kepri ini yang berbatasan dengan berbagai Negara tetangga untuk memasukan atau menyelundupan Narkotika ataupun menjadikan wilayah kita tempat perlintasan untuk menuju ke Negara lain″. Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. ″Kami sudah melakukan kerja sama dengan semua Instansi terkait dengan penemuan ini, dari hasil identifikasi kita bahwa ini merupakan jaringan Internasional yang berasal dari Negara lain dengan sistem pengiriman Ship To Ship sehingga belum sempat memasuki wilayah kita dan cuaca ekstrim sehingga mengakibatkan narkotika ini terbawa arus dan terdampar di pesisir pantai wilayah Kepulauan Anambas″. Ujar Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David S.Ik. ″Dalam pencarian Barang Buktinya kita juga telah melakukan penyisiran hingga ke semua wilayah pesisir pantai sampai dengan diwilayah telaga, baik di pulau Telaga Besar maupun di Telaga Kecil bahkan kita juga sudah menelusuri hingga ke Pulau Siantan dilakukan penyisiran yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut″. Imbuh , Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S,Ik.

Evaluasi Peralatan Dalmas Dan PHH Polri Untuk Pengamanan Pemilu 2024, Tim Puslitbang Polri Ke Polresta Barelang

kepri.polori.go.id – Tim Pusat Penelitian  dan Pengembangan (Puslitbang) Polri yang dipimpin oleh Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. Drs. Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, M.Si ke Polresta Barelang untuk mengevaluasi Peralatan Pengendalian Masa (Dalmas) dan PHH Polri dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2024, hadir dalam kegiatan tersebut para tim peneliti, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH, dan personel Samapta Polresta Barelang. Senin (11/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengatakan : “Selamat datang dan terimakasih banyak atas Kunjungan Puslitbang Polri di Polresta Barelang, sebagai informasi untuk saat ini masih banyak terdapat peralatan Dalmas yang mengalami kerusakan dan tidak layak, tentunya harapan kami untuk kesiapan menghadapi Pemilu 2024 dapat didukung peremajaan peralatan-peralatan yang digunakan Dalmas”.

Selanjutnya Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. Drs. Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, M.Si mengatakan : “Dalam menghadapi Pemilu 2024, peralatan-peralatan kita memang kurang mumpuni dan  Kapolri sudah meminta tambahan dan dukungan peralatan Dalmas untuk menghadapi agenda Pemilu 2024 mendatang”.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan peralatan Dalmas yang terdiri dari Mobil AWC, Senjata pelontar gas air mata atau senjata flash ball, kendaraan Roda Dua dan Roda Empat yang dimiliki Polres Barelang.

 

 

 

 

 

Ungkap Kembali Perdagangkan Manusia, Tiga Tersangka Ditangkap Ditreskrimum Polda Kepri

kepri.polri.go.id – Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri kembali berhasil amankan tiga orang tersangka Tindak Pidana Perdagangan Orang TPPO) yaitu Inisial JE, Inisial F dan Inisial H, hal tersebut disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si didampingi Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri Achmad Suherlan, S.Ik dan Paur Subbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Yelvis Oktaviano, SH, MH, saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri. Jumat (8/7/2022).

″Dari tiga orang tersangka ini, dua tersangka merupakan Wanita, ketiga tersangka ini beralamat di Kota Batam dan mereka ini adalah sebagai kelompok, mereka melakukan perekrutan orang dan menyalurkan mereka ke Negara Kamboja dan sebelumnya telah dilakukan juga pengiriman ke Malaysia″. Ungkap Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

″Pada tanggal 30 Juni 2022, kami menerima surat dari KBRI Phnom Penh, Kamboja tentang perihal adanya 9 orang Warga Negara Indonesia yang bekerja di salah satu perusahaan di negara kamboja dan meminta pertolongan untuk pembebasan dari perusahaan tersebut dikarenakan ataupun pekerjaan yang tidak sesuai dengan kenyataannya″. Ujar Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

″Korban ditempatkan di perusahaan bernama Hong Li di kota Phnom Penh Kamboja, disana para korban dipaksa untuk mencari target di media sosial dengan menggunakan identitas palsu guna menawarkan investasi palsu dan Money Game yang dirancang untuk menghilangkan uang para pemainnya, dan juga para korban hanya menerima gaji sebesar $200 per bulannya setelah mengalami pemotongan serta jam kerja korban yang berkisar 16-18 jam sehari dan larangan perusahaan kepada korban untuk meninggalkan asrama serta adanya penyiksaan jika korban tidak bisa memenuhi target kerja″. Jelas Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

″Mendapatkan Informasi tersebut kita lakukan penyelidikan kurang lebih seminggu dan pada hari Rabu anggota bisa mengetahui keberadaan tersangka Inisial JE di daerah Perumahan Marina Park, Batu Selicin, Lubuk Baja Kota Batam, dan terhadap Inisial F berada di Perumahan Permata Regency, disana kita melakukan penyitaan barang bukti dan dokumen-dokumen lain yang bisa dipastikan sebagai barang bukti″. Ucap Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

″Modus operandi tersangka dengan melakukan perekrutan pengurusan hingga pemberangkatan ke Negara Kamboja terhadap korban dengan iming-iming bekerja sebagai marketing dan mendapatkan gaji mulai $700 – 1000 USD per bulan dan mendapatkan bonus serta fasilitas gratis setelah bekerja di salah satu perusahaan di negara kamboja″. Tutur Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

Untuk Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 4 Jo Pasal 10 Jo Pasal 48 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama selama 15 Tahun dan Pidana Denda paling sedikit Rp. 120.000.000 dan paling banyak Rp. 600.000.000,-. Tutup Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, S.Ik, M.Si.

 

 

 

 

 

 

 

 

Kapolda Kepri Pimpin Upacara Penutupan Diktuk Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2022

kepri.polri.go.id – Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2022 dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si, bertempat di SPN Polda Kepri Tanjung Batu dan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Budi Harto, S.Sos., M.Ap, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak SH, Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Ka SPN Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Forkopimda Kepri dan Bintara Remaja.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si membacakan Amanat Kalemdiklat Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si mengatakan Penutupan pembentukan Bintara Polri gelombang I tahun Tahun Anggaran 2022 yang merupakan pertanda telah berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan Bintara Polri, dengan menghasilkan 13.240 Personil Polri baru yang terdiri atas 11.936 polri dan 304 polwan.

″Selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama 5 ( lima ) bulan di lembaga pendidikan Polri dengan baik, dan menghantarkan saudara secara resmi pada hari ini dilantik menjadi anggota Polri, dan kepada Orang Tua selamat atas keberhasilan Putranya menjadi Bintara Remaja Polri″. Ujar Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.

″Pelantikan dan penutupan pendidikan ini bukan akhir dari perjalanan, akan tetapi awal dari pengabdian sebagai Bhayangkara muda, untuk itu bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti, untuk senantiasa memberikan Dharma Bakti terbaik kepada Institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara, jadilah Polri yang memenuhi harapan masyarakat, hindari segala perbuatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga, hindari perbuatan yang dapat merusak citra baik institusi polri serta jalin sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya karena saudara akan menjadi cerminan layanan Polri secara keseluruhan″. Tutur Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.

″Pada Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2022 di SPN Polda Kepri Tanjung Batu, sebanyak 196 siswa dilantik menjadi anggota Polri dan setelah selesai pelaksanaan Upacara Penutupan Pendidikan, kegiatan dilanjutkan dengan Baksos dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 kepada perwakilan masyarakat Tanjung Batu yang kurang mampu″. Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.