upp kepri1

BATAM – Tim Unit Pemberantasan Pungli Provinsi Kepri melakukan Monitoring pada palayanan publik di DPM & PTSP Provinsi Kepri, Samsat Tanjungpinang dan BP2RD Kota Tanjungpinang pada Selasa (14/1/2020).

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan koordinasi dengan DPM & PTSP Provinsi Kepri, Samsat Tanjungpinang dan BP2RD Kota Tanjungpinang, melakukan wawancara kepada masyarakat terkait dengan pelayanan di DPM & PTSP Provinsi Kepri, Samsat Tanjungpinang dan BP2RD Kota Tanjungpinang dan Penyerahan Banner oleh Tim Saber Pungli dan menandatangani berita acara penyerahan baner Saber Pungli untuk ditempatkan di DPM & PTSP Provinsi Kepri, Samsat Tanjungpinang dan BP2RD Kota Tanjungpinang.

upp kepri

Selama kegiatan berlangsung AKBP Ucok Lasdin Silalahi, SIK, MH selaku ketua Tim menyampaikan, UPP Prov Kepri mengedepankan pencegahan agar tidak terjadi pungli pada pelayanan publik.

“Dalam memberikan pelayanan, tingkatkan sosialisasi produk layanan & standar waktu layanan serta dapat menghindari pelayanan yg mengarah perilaku pungli. Diakhir kunjungan ke tiga tempat pelayanan tersebut UPP Prov Kepri menitipkan baner pencegahan pungli pada pelayanan publik,” ujar AKBP Ucok.

Tim kemudian mengunjungi Kantor Pemerintahan Kota Tanjungpinang guna menindak lanjuti intruksi Presiden guna mencegah perilaku pungli terhadap pelayanan publik dan menekankan untuk dapat meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi guna menghindari potensi yang membuka peluang terjadinya pungli dan di sarankan juga kepada Pemko Tanjungpinang untuk dapat membentuk Mall Pelayanan Publik.

Sementara untuk temuan yang didapati saat monitoring adalah alur pelayanan, waktu proses pelayanan dan biaya pelayanan belum dicantumkan ditempat pelayanan publik agar dapat dilihat dengan mudah oleh masyarakat, baik di DPM & PTSP Provinsi Kepri, Samsat Tanjungpinang dan BP2RD Kota Tanjungpinang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II UPP Prov Kepri, Kabag RBP Birorena Polda Kepri, Sekretaris Inspektorat Prov. Kepri serta beberapa personil Polda Kepri.