Tribratanews.kepri.polri.go.id – Sat Lantas Polres Karimun menghimbau kepada pengguna kendaraan agar menggunakan TNKB sesuai dengan stnk dan bentuk yang dikeluarkan oleh Polri/Samsat.(06/05)
TNKB adalah tanda registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor berupa pelat atau berbahan lain dengan spefikasi tertentu yang diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi, serta masa berlaku dan dipasang pada kendaraan bermotor. Dalam UU LLAJ disebutkan bahwa TNKB harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

 

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah”

Dalam kegiatan razia Ops Patuh Seligi 2018 Sat Lantas Polres Karimun masih ditemukan masyarakat pengguna kendaraan yang tidak menggunakan TNKB sesuai ketentuan.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya,SIK melalui Kasat Lantasnya AKP T. KENEDY, SH, SIK menegaskan masih adanya masyarakat yang menggunakan Plat Motornya tidak sesuai yang dikeluarkan Samsat/Polri, disini kami menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan Plat Motor atau TNKB harus sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Samsat setempat.

Leave a Comment